Andai aku bisa menulis sajak untuk Ibu
Sajak tentang hausnya aku akan kasihmu
Sajak tentang segala pengorbananmu
Sajak tentang terimakasihku
Aku bagai dedaunan yang terbang tiada arah bersama angin kencang bila tak kau kendalikan
Aku bagai pohon tanpa ranting bila tak kau ilhamkan
Aku bagai kupu-kupu tanpa sayap bila tak kau sempurnakan
Tapi kini...
Kau jadikan aku dedaunan emas yang mengerti mana yang benar dan mana yang salah
Kau jadikan aku pohon rimbun dengan manfaat penuh
Kau jadikan aku kupu-kupu bersayap tembaga yang tiada mudah rapuh
Andai aku bisa menulis sajak untuk Ibu
Aku ingin menulis seribu sajak tentang hausnya aku dengan kasihmu
Aku ingin menulis seribu sajak tentang besarnya pengorbananmu
Aku ingin menulis seribu sajak tentang terimakasihku yang hanya untukmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar